Selasa, 18 Desember 2012

Apakah kampung rinjani penting?


Decampongerinjanito.blogspot.com
“Apakah kampung rinjani penting?”
Word: bilal revolusi
S
aya harus menulis artikel ini dengan rasa bangga yang menggebu-gebu. Bukan karena menyangkut di mana saya tumbuh dan berkembang, tapi lebih pada menjabarkan letak geografis kawasan yang sering di tanya-tanya teman-teman sekelas saya atau pun para kenalan saya. Dan untuk memuaskan mereka iniliah secuil letak kampung rinjani perlu di ketahui.

Letaknya yang strategis.
Kampung rinjani yang berada di kawasan pemerintahan desa batu merah ambon, merupakan dusun yang di pandang tak begitu fenomenal semacam kebun cengkeh ataupun stain. Namun, perlu di ingat bahwa kampung rinjani, dengan mudah di akses oleh siapa saja. Mulai dari gadihu, ahuru, karpan mau pun dari kapala air dan kebun cengke. Lima tempat bisa dengan mudah mengakses jalan untuk masuk di kampung rinjani. karna letaknya yang sangat strategis inilah, sering kali 5 daerah yang dapat mengakses kampung rinjani mengenal kampung rinjani dengan mudah. Di kapala air, bahkan sering kali penduduk daerah tersebut datang ke kampung rinjani untuk bermain bola. Dari gadihu dan kebun cengke sering datang ke kampung rinjani untuk mengakses air bersih. Kampung ini cukup beruntung, karena di berkahi air yang berlimpah ruah.
Selain itu, terdapat sebuah bendungan yang perannya tak bisa di sepelekan. Mengingat bendungan di kampung rinjani inilah yang menjadi palang pintu masuknya air agar tidak meluap ke kawasan padat penduduk di batu merah. Bendungan inilah yang menjadi tumpuan agar di kala musim penghujan datang, batu merah tidak menjadi korban banjir, minimal fungsi bendungan ini bisa meminimalisir terjadinya banjir besar-besaran. Namun, karena tidak terawat dengan baik, pada tahun 2012 terjadi sebuah musibah besar di kawasan batu merah, debit air yang seharusnya menahan laju air tidak mampu membendung air yang datang, maka pada tahun 2012 terjadi musibah banjir besar, hampir seluruh rumah batu merah tergenang banjir. Bahkan tinggi air mencapai 7 meter. Banjir menghantam dan memutuskan jembatan, sebuah musolah di hancur leburkan dan yang tersisah hanya shaf depannya saja. Rumah-rumah di robohkan oleh hantaman banjir, becek dimana-mana [siwalimanews.com].
Maka saat ditanya, apakah kampung rinjani penting?.... jawabannya yah, sangat penting :)

Facebook: bilal bin ali
Twitter: bilal revolusi
Blog pribadi: bilalrevolusi.blogspot.com

karakter manusia


Decampongerinjanito.blogspot.com
“Karakter manusia”
Word: bilal revolusi.
18 desember 2012.
Saya amat percaya bahwa setiap manusia di ciptakan dengan karakternya masing-masing. Setiap manusia ada yang bisa menerima ucapan orang lain, ada pula yang sangat menentang ucapan orang lain, meski dalam tanda kutip, apa yang kita ucapkan itu benar. Namun tetap saja akan ada benturan yang sengaja tercipta, karena ragam alasan.
Malam itu, ba’da isya saya dan Kamandanu  duduk di teras masjid, kami berbincang tetang ragam hal. Mulai dari blog rinjani sampai tentang kisah fahmi basya si penulis  fenomenal buku:  matimatika Al Qur’an. Dan saat kami sedang seru-serunya berbincang tentang fahmi. salah seorang sahabat datang dan memprotes tentang apa yang saya kutip dari fahmi. dalam Rahasia Kehidupan1-nya, saya mengutip apa yang di kisahkan oleh fahmi dengan mengunakan bahasa saya sendiri:
 “seorang anak dan seorang ibu sedang bercerita tentang kemiskinan, si ibu mengumpamakan dunia ini bak mall, setiap orang akan di mintai pertanggung jawaban atas apa yang ia lakukan, orang kaya akan mempertanggung jawabkan apa yang ia ambil, dan orang miskin pun akan sama mempertanggung jawabkan apa yang ia perbuat. Saat orang miskin keluar dari mall, maka si miskin tak mungkin di perikasa oleh penjaga, karena ia tidak memiliki apa-apa, tidak mengambil apa-apa. Sebaliknya ia orang yang kaya akan mempertanggung jawabkan apa yang ia ambil, ia harus membayarnya di kasir” sahabat saya itu lantas memprotes apa yang saya lisankan. Dalam benak saya, kalau anda ingin memprotes silahkan saja memprotesnya pada fahmi, bukan saya, karena saya Cuma melisankan apa yang tertuliskan.
Singkat cerita, dari kejadian ini, saya makin paham bahwa apa yang di katakan Allah itu benar. Allah menciptakan manusia dengan beraneka ragam suku, bangsa agar kami saling kenal mengenali. Dan saya pun menjadi kenal karakter sahabat saya itu.
Ada sebuah analisis dari seorang sahabat saya yang tiap saat saya sempatkan waktu untuk sekedar berbagi dengannya di masjid, atau di kampus. Sahabat saya itu mengatakan bahwa karakter pergaulan anak muda di kampung rinjani ada baiknya dan ada buruknya. Baiknya ada komunikasi di antara mereka. Dan buruknya tak ada rasa menghormati terhadap orang yang lebih tua. Misalnya, memanggil orang yang lebih tua dengan nama Aslinya, bukan dengan embel-embel penghormatan seperti abang, bapak dan lain sebagainya. Dan saya pun meresakan hal yang sama dengan apa yang di rasakan oleh teman saya. Saat ba’da isya itu, terbuktilah perkataan teman saya. Karna alasan tidak menghormati itulah, seringkali yang lebih muda menganggap remeh orang lain. Padahal bila di uji kemampuan, belum tentu si tua lebih mudah di kalahkan dengan mudah, betul tidak.
Nah, karakter manusia. Salah satu karakter dari manusia selain pembangkang, ada pula yang bersifat, sombong. Atas dasar sombong inilah karna merasa cerdas, dan lain sebagainya, maka ia merasa sombong. Konon iblis memiliki sifat ini. Ia di perintahkan untuk tunduk pada manusia yang terbuat dari tanah [sari patih tanah yakni nabi Adam As], iblis enggan untuk melakukannya, ia merasa terhina karna mana mungkin iblis yang tercipta dari bara api harus tinduk pada manusia yang terbuat dari tanah, maka engganlah iblis tunduk pada manusia. Konsekuensi dari tindakan itu adalah di usirnya iblis dari surga, dan iblis berikrar untuk menyesatkan manusia [adam As] dan para keturunannya.
Apa hikamah dari kejadian itu?... intinya manusia seharusnya tak perlu mensifati karakter iblis yakni sombong, sebab sombong bisa membawa kita pada malapetaka.


Thanks untuk obrolannya malam ini para sahabat. Ada hikmah yang bisa di tuai dari obrolan 2 jam kita… heheheh. Selalu ada hikmah dan cerita dari semua kejadianJ

Facebook: bilal bin ali
Twitter: bilal revolusi
Email: bilal.revolsui@gmail.com

Minggu, 16 Desember 2012

perbincangan tengah malam


Decampongerinjanito.blogspot.com
“Perbincangan tengah malam”
Word: bilal revolusi.
11 desember 2012 hampir dini hari.
Malam-malam berbicara dan mendengar apa yang mereka bicarakan di tengah orang sedang terlelap nampaknya cukup seru. Terlebih malam ini saya tidak bisa memejamkan mata. Di luar ada Ong, ewin dan seorang saudara bolang. Mereka berbicara tentang polisi. Tentang motor yang ditilang. Ewin menggondok saat berbicara dan Ong nggak mau kalah, mereka beradu argument perihal, STNK, SIM lain sebagainya. Dari duduk sampai berdiri, Ong dan ewin masih berdebat dengan suara sedang, namun seperti yang kita ketahui bahwa sanya saat malam mengampiri segala suara bisa terdengar dengan jelas di karenakan kondisi yang sunyi. Saya Cuma menikmati pembicaraan mereka dari belakang rumah saya-sembari menikmati santapan makan malam [nasi dan sepotong ikan goreng] serta tak lupa alunan music bob Acri dengan tembangnya sleep away.
Kini mereka berdua bukan lagi duduk dan sekedar berdiri! Melainkan telah bersandar di tembok dan daun pintu rumah tete jhon, hujan malam mulai menyapu kampong rinjani. dan mereka berdua masih terdengar mengaung. Seekor kucing menghampiri mereka bukan untuk mengikuti perbincangan malam mereka yang seru bukan main. Tapi, seekor kucing putih itu sedang berteduh tepat membelakangi Ong. Lambat laun, suara mereka berdua tertelan menghilang-sedikit demi sedikit, tertelan oleh suara rintik hujan di atas seng rumah. Saya masih menikmati gaya mereka yang terlihat dari dedaunan pohon jambu batu [giawas].
Sleep away-nya bob  Acri terdengar romantic di tengah dinginnya malam dan suara hujan yang membasahi kampong kami. Saat hujan tadi mulai turun, saudara bolang langsung masuk kerumah mereka, mungkin saja berteduh atau siap-siap untuk merebahkan diri menghampiri mimpi. Saya nggak tahu apakan pembicaraan ong dan ewin masih akan berlanjut hingga pagi menjelang ataukan tidak!. Oleh karenanya, saya sudahi dulu tulisan ini dan meremajakan diri dengan tidur atau mungkin menonton acara di Tv yang telah larut ini?.
Facebook: bilal bin ali.
Blogger: bilalrevolusi.blogspot.com

terakhir


Decampongerinjanito.blogspot.com
“terakhir”
Word: bilal revolusi
Ambon, 1 desember 2012.
Ini adalah hari terakhir saya melihat tumpukan plastic bekas minuman yang kami  jual. Ini bukan pulahlah hari terakhir saya melihat ibu saya berkerja keras untuk tetap bertahan hidup menjual pastic munuman tersebut yang Dia pungut di jalan-jalan. Ibu saya yang seorang pekerja keras dan bapak saya yang tak kalah pekerja keras itu telah berazam bahwa ini kali terakhir kami menjual barang-barang pemulung. Sekarang tinggal saya yang berazam untuk berubah. Berubah dari seorang yang sangat hina menjadi seorang yang ingin membanggakan kedua orang tua. Dan salah satu yang bisa saya perbuat adalah saya harus lulus di universitas Pattimura. Dengan begitu beban mereka bisa berkurang di usia mereka yang telah masuk senja.
Ibu dan bapak saya sudah tak muda lagi, semakin hari semakin saya muda, semakin hari orang tua saya semakin tua, itulah fakta. Dan semenjak 3 ½ tahun yang lalu, saat saya mengajak ibu saya untuk memanfaatkan plastic minuman bekas yang berserakan, saya melihat ada ada peluang untuk berubah. Namun, tidak saya terlena dengan hidup saya sendiri. Di sisi lain  ibu dan bapak saya tetap dengan kehidupan mereka; menjadi pemulung dan menjadi tukang ojek.
Revolusi diri.
Saya Cuma berharap, apa yang terjadi di hadapan kita nanti dengan menanggalkan status sebagai pemulung, membawa kita dalam kehudupan baru, pola pikir yang baru dan semangat yang baru. Kalau ada yang ingin di ucapkan terima kasih, maka pada kedua orang tualah yang ingin saya ucapkan terimah kasih, untuk segala pelajaran hidup yang mereka ajarkan pada saya agar menajadi manusia yang berbudaya dan berperadaban. Meski ibu dan bapak saya bukanlah sosok orang tua yang memanjakan kita dengan uang. Tapi semangat untuk bertahan hidup adalah pelajaran hidup yang paling berharga, tentang do’a yang selalu ibu saya panjatkan setelah sholat magrib, tentang bagaimana menjadi bapak yang baik dari seorang bapak yang sangat keras. Semuannya begitu indah. Dan tak mungkin terbayarkan oleh berlembar-lembar uang.
1.  Selesaikan kuliah di unpatti
2.  Bikin industry rumahan bersama abang iki dan rudini, lewat distro.
3.  Membuat percetakan undangan kawinan di berdomisili di rumah.
4.  Tabung uang untuk bikin tempat kost buat orang tua.
5.  Menaikkan haji mereka.
Semoga Allah mendengar apa yang saya ucapkan dan mewujudkan impian saya ini. Meski saya tahu, bahwa saat saya menuliskan tulisan ini-saya dalam keadaan yang sangat kodor. Saya belum sholat, puasa yang benar dan berbuat baik pada sesama. Semoga di kabulkan YA RAHMAN, YA RAHIM, YA GAFUR, YA RAZAQ, YA RAZAQ, YA RAZAQ.

Fecebook: bilal bin ali
Blogger: bilalrevolusi.blogspot.com

Senin, 03 Desember 2012

Ada pencuri


“Ada pencuri”
Word: bilal revolusi
2 desember 2012, malam.
Ba’da magrib ada SMS yang masuk ke Hp saya. Ternyata dari Rudini. Isinya;
“Assalamualaikum… hehehe bagaimana perasaan bila kehilangan leptop yang kita cintai,  menyakitkan? Mungkin juga sudah nasipnya untuk hilang. Biar Allah saja yang urus”.
Saya yang baca sontak membacakannya dengan suara sedikit besar. Fajar dan mama saya kaget bukan kepalang. Anak ini memang sering banget kecurian. Mulai dari uang, bagpack, falsdisk sampe leptop. Tak tanggung-tanggung 4 hari berturut-turut rumahnya kebobolan pencurian. Siapa coba yang ngak emosian dengan tindakan semacam begitu. Rudini yang saya temui sehabis olahraga pagi menuturkan, kalau kelak si pencuri tersebut tertangkap, mungkin nasipnya akan buruk, orang-orang di rinjani atas sana, bisa saja mengbuat tindakan anarkis pada si pencuri itu. Saya yakin bila hari ini pencuri itu bisa lolos, percayalah kelak ia akan tertangkap dan siap untuk di gebuk dan di masukkan di dalam karung, di seret-seter dan di kasih buat pihak berwajib. Mama saya sempat geram dengan tindakan pencuri yang gampang banget merusak kesenangan orang. Tapi anehnya, kok Cuma di rinjani atas saja yang sering kecurian. Pernah rumah di atas kehilangan uang sekitar 4 juataan, lalu rumah abang ono juga bernasip sama. Kenapa di rinjani belakang kayak kita nggak pernah terdengar kecurian?... beberapa bulan yang lalu, rinjani depan perbatasan yang gempar dengan cerita kecurian, jutaan rupiah raip berserta perabotan rumah tangga bukan satu rumah yang bobol maling, tapi tiga empat rumah. Yah, seharusnya kita yang tinggalnya di rinjani belakang lebih bersyukur, dan ini adalah senyal bahwa sudah saatnya untuk jaga-jaga dari terjangan pencuri.
Pencuri di rinjani depan hingga sekarang nggak tertangkap. Mungkinkah pencuri di rinjani atas bisa tertangkap? Perlu ada taktik jutu untuk menanggap hidup-hidup pencuri ini. Oya, kalau nggak salah. Di tahun kemarin, sempat ada motor bekas yang tinggal kerangka di buang di tanggul rinjani. Selidik-punya selidik, ternyata motor itu adalah motor curian. Plat yang tertera di kerangga motor berwarnah merah. Saat itu seisi rinjani heboh. Semuanya datang ke rumah pak RT buat melihat apa yang terjadi. Barang bukti telah di seret ke rumah Pak RT untuk di amankan. Namum sampe polisi datang dan hingga sekarang pun si pencuri nggak ketahuan siapa?... apes banget. Dan sekarang muncul lagi pencurian. Memang ada pencuri di sini. Perlu hati-hati dan mawas diri. @